Memang platform Windows Phone sudah dipakai beberapa vendor ponsel seperti HTC, Samsung, sampai LG. Namun Nokia meyakini handset mereka lebih baik dan menyajikan pengalaman menggunakan Windows Phone secara real.
Dilihat dari sisi desain, kedua handset tersebut terlihat berkelas. Terutama Lumia 800 yang memang ditujukan bagi segmen high end. Kemudian Nokia 710 mirip-mirip dengan bentuk ponsel Symbian. Nokia 710 sendiri cover belakangnya dapat diganti dengan berbagai pilihan warna cerah.
Patut ditunggu apakah keputusan Nokia menggunakan OS Windows Phone berbuah manis. Beberapa analis meyakini kedua handset di atas cukup punya potensi menyaingi iPhone ataupun Android, dari sisi desain dan fitur yang ditawarkannya.
Simak dari dekat foto keduanya berikut ini:
Bagian belakang Nokia Lumia 800. Handset ini memiliki kamera 8 megapixel lengkap dengan dual LED Flash untuk penerangan.
Wujud Lumia 800 tampak amat mirip dengan Nokia N9, handset Nokia yang memakai sistem operasi MeeGo.
Fitur peta di Nokia Lumia 800 menyajikan gambar bangunan 3 dimensi. Layanan ini dapat dinikmati secara gratis.
Bagian belakang cover Lumia 710 dapat diganti-ganti. Handset ini tampaknya ditujukan untuk segmen pasar kawula muda.
Nokia 710 memakai sistem operasi Windows Phone Mango.















0 comments:
Post a Comment